Monday, August 9, 2010
Fotografer Spencer Tunick; Ribuan Orang Rela Bertelanjang di Depannya
Tunick dilahirkan di Amerika Serikat di Middletown, Orange County, New York.
Pada 1986, ia mengunjungi London, di mana dia mengambil foto-foto telanjang di halte bus dan di Alleyn's School's Lower Sekolah Hall di Dulwich, Southwark. Ia memperoleh gelar Bachelor of Arts dari Emerson College pada tahun 1988.
Pada tahun 1992, Tunick mulai mendokumentasikan orang2 telanjang di depan umum lokasi di New York melalui video dan foto. Karya awal dari periode ini lebih berfokus pada figur telanjang satu individu atau kelompok-kelompok kecil telanjang. Karya-karya ini jauh lebih intim dari instalasi gambar besar untuk yang sekarang dikenal. Pada tahun 1994 Tunick memulai proyek karyanya dengan keliling dari Amerika Serikat dan luar negeri.
Sejak itu, dia mulai mengambil skala besar (jumlah) orang2 telanjang di kota-kota yang mencakup Cork, Dublin, Bruges, Buenos Aires, Buffalo, Lisbon, London, Lyon, Melbourne, Montreal, Roma, San Sebastián, São Paulo , Caracas, Newcastle / Gateshead, Wina, Düsseldorf, Helsinki, Santiago, Mexico City, Sydney dan Amsterdam. Pada bulan Agustus 1997, Tunick memotret sekelompok besar telanjang di The Great Pergi, sebuah festival yang diselenggarakan oleh Phish di Kapur, Maine.
Dalam pengerjaan karya photonya, Tunick memakai sukarelawan, dia mendatangi festifal2, kemudian menyebarkan famlet atau melalui pendekatan secara personal, para pekerja kantoran, karyawan pabrik dsb. Beberapa diantaranya pada bulan Juni 2003, Tunick memotret 7.000 orang telanjang di Barcelona. Pada 6 Mei 2007, sekitar 18.000 orang berpose untuk Tunick di Mexico City utama alun-alun, Zocalo. Pada tanggal 17 Juni 2008 Tunick melakukan instalasi di lapangan Blarney Castle di County Cork dengan sekitar 1200 orang.
Dalam salah satu wawancara, Tunick jg punya keinginan.... suatu saat akan membuat proyek telanjang di Indonesia... nah, gimana gan smua? mau tidak jadi sukarelawan ntuk terlibat didalamnya?
Subscribe to:
Post Comments (Atom)




No comments:
Post a Comment